Kendati begitu, Lalu menjelaskan untuk saat ini belum ada pemberitahuan atau peringatan evakuasi. Menurut dia, total WNI yang berada di Lebanon kurang lebih ada 200 orang.
“Evakuasi sifatnya voluntary. Yang jelas pemerintah tugasnya mempersiapkan dan memfasilitasi prosesnya. Perkara WNI-nya mau atau tidak dievakuasi, itu persoalan lain karena kami tidak bisa memaksa untuk evakuasi,” tuturnya.
“Sampai saat ini belum ada warning dari sistem kita untuk melakukan evakuasi. Jumlahnya 200-an orang,” ujarnya. (ernawati/berbagai sumber)
Editor: Erna Djedi







