Kronologi Oknum Karyawan Gondol 3 Laptop di Sekumpul, Baru Bekerja 9 Hari
Ukuran Huruf:
WARTABANJAR.COM, MARTAPURA – Beredar di media sosial rekaman CCTV yang menunjukkan aksi oknum karyawan mencuri tiga unit laptop di Toko Riezal Komputer 2, Sekumpul Martapura pada 24 Desember 2023 lalu. Hingga kini (2/1/2024), pihak kepolisian pun sedang memburu pria yang terekam di CCTV tersebut.
Wartabanjar.com mencoba menghubungi pemilik toko untuk mengetahui kronologi lebih dalam lagi.
Pemilik Toko, Ahmad Rizal pun menceritakan kejadian yang pertama kali dialaminya ini.
“Sejak 2019 buka toko, baru kejadian seperti ini,” ungkapnya.
Pada Minggu 24 Desember 2023, bertepatan dengan malam senin, Ahmad Rizal menghadiri kegiatan rutin di Sekumpul yang biasanya dilaksanakan setiap malam senin. Ia pun berangkat dari toko miliknya.
Baca juga: Viral Karyawan Curi 3 Laptop dan Uang Tunai di Sekumpul, Polisi Buru Pelaku
“Saya berangkat sekitar jam tujuh malam, habis maghrib,” ujar Rizal kepada wartabanjar.com beberapa waktu lalu.
Rizal berangkat seperti biasa dan merasa tidak ada kejanggalan ataupun keanehan.
Toko computer itu juga masih buka dan dijaga oleh seorang karyawan laki-laki yang saat itu baru 9 hari bekerja.
Kurang dari 30 menit, Rizal sampai di lokasi kegiatan maulid dan mencoba memantau situasi toko melalui ponsel yang terhubung dengan CCTV.
Ia terkejut saat melihat toko sudah dalam keadaan gelap dan tertutup.
“Saya kaget melihat toko sudah tutup dan karyawan gak ada,” ungkapnya.
Ia langsung memutar kembali rekaman CCTV.
Kemudian, ia melihat oknum karyawan yang berkacamata, mengenakan baju berwarna hitam serta celana coklat itu melancarkan aksinya dengan mengambil beberapa barang yang ada di etalase maupun lemari kaca.
Dari rekaman tersebut, pelaku juga menyiapkan sepeda motornya terlebih dahulu kemudian mencuri uang tunai yang ada di laci.
Oknum karyawan tersebut juga sesekali menengok untuk melihat situasi dan kondisi sekitar.
Saat keluar toko, ia terlihat mengenakan jaket berwarna cokelat dan membawa tiga buah kotak berisikan laptop dan diikat menggunakan tali rapia.
Lalu oknum karyawan itu menutup toko dan kabur menggunakan sepeda motor tanpa plat.
“Saat saya ke toko untuk mengecek, orangnya sudah gak ada, jadi langsung saya laporkan ke Polsek,” ujar Rizal lagi.
Akibat kejadian itu, Rizal mengalami kerugian kurang lebih Rp. 10 juta.
Tidak hanya itu, Rizal juga baru tahu bahwa daftar riwayat hidup yang digunakan oknum karyawan tersebut palsu.
Ia pun berharap pihak kepolisia segera mengamankan pelaku yang kabur entah kemana.
“Semoga segera tertangkap supaya gak kejadian di tempat lain,” ujar Rizal. (nurul octaviani)
Editor: Erna Djedi