WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN - Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Banjarmasin menggelar apel kesiagaan penyelenggaraan pos koordinasi angkutan laut Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 ataua Nataru , di Pelabuhan Trisakti, Kota Banjarmasin, Senin (18/12) pagi. Apel kesiagaan tersebut dilaksanakan untuk memeriksa kesiapan personil dalam pelaksanaan pengawasan, keselamatan, dan keamanan pelayaran, sekaligus peresmian posko pengamanan selama masa angkutan Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 di Pelabuhan Banjarmasin. Posko pengamanan tersebut, akan berlangsung mulai tanggal 18 Desember 2023 sampai 8 Januari 2024. Selama masa angkutan nataru, akan ada lima kapal roro yang akan melayani penumpang dan kendaraan, dengan total kapasitas 2998 penumpang. Baca juga: Saham Perusahaan Sawit H Isam PT Jhonlin Agro Raya Tbk (JARR) Melambung Kepala Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Banjarmasin, Agustinus Maun mengatakan, tahun ini diprediksi lonjakan penumpang akan mencapai delapan persen. “Dari tahun sebelumnya, yaitu tahun 2022-2023 diangka 13.148 penumpang, tahun ini diprediksi meningkat menjadi 14.199 penumpang,” ujar Agustinus. Lonjakan penumpang tersebut, beber Agustinus, diprediksi terjadi dalam empat hari di tanggal yang berbeda. “Lonjakan akan terjadi ditanggal 23 dan 27 Desember. Sementara untuk arus baliknya diprediksi tanggal 30 Desember dan 2 Januari,” beber Agustinus. Lebih lanjut, Agustinus menyampaikan, pihaknya berkoordinasi bersama dengan stakeholder terkait, TNI-Polri dan aparat terkait yang berkegiatan di pelabuhan. Selain itu, KSOP Kelas I Banjarmasin juga menyiapkan tiga kapal negara yakni KNP 363, KNP 382, DAN KNP 5222. Baca juga: Joe Biden Ungkap Alasan Ibu Kota RI Dipindah dari Jakarta “Kapal ini memiliki peralatan yang cukup baik dalam melaksanakan pengawasan keselamatan dan kemanan pelayaran khususnya di wilayah DLKr dan DLKp pelabuhan Banjarmasin ini,” tuturnya. “Diharapkan dapat menjadi sarana atau alat utama untuk membantu kegiatan pengawasan keselamatan dan keamanan, khususnya untuk angkutan Nataru di pelabuhan ini.” Sambungnya. Pada posko terpadu itu juga disiapkan fasilitas yang dapat menjamin dan memastikan kenyamanan penumpang, baik di terminal penumpang maupun di kapal angkutan. Di posko tersebut juga disiapkan tim kesehatan dari Lanal Banjarmasin dan KKP Kelas II Banjarmasin yang setiap harinya selama posko berlangsung selalu ada yang berjaga. “Ada satu ambulansnya juga. Sehingga kita bisa mengantisipasi apabila ada calon penumpang yang mengalami masalah kesehatan,” jelasnya. Lalu disiapkan juga ruang laktasi untuk ibu menyusui serta spanduk atau banner yang berisi informasi terkait dengan ketentuan di pelabuhan selama Nataru berlangsung. Agustinus mengharapkan, agar penyelenggaraan posko angkutan Nataru tersebut bisa berjalan dengan baik. Ia juga meminta pihak operator kapal agar bisa memberikan update informasi terkait dengan jadwal dan penjualan tiket kepada masyarakat. “Dengan diterapkannya penjualan tiket secara online dan update informasi berkala terkait jadwal, kami harap calon penumpang tidak menumpuk di terminal yang akan mempersulit pengaturan pada pelaksanaan posko angkutan Nataru ini,” pungkasnya. (iqnatius aprianus) Editor: Erna Djedi