WARTABANJAR.COM – PT Pertamina (Persero) akan menertibkan distribusi LPG 3 kilogram.
Disebutkan permasalahn yang ada LPG 3 kg saat ini dijual di warung atau pengecer. Sementara seharusnya distribusi langsung dari pangkalan.
“Mungkin birokrasinya yang ingin kita (dorong) supaya masyarakat bisa langsung ke pangkalan belinya, gak beli ke warung-warung,” ujar Fadjar VP Corporate Communication Pertamina, Fadjar Djoko Santoso dikutip Kamis (2/11/2023).
Fadjar menegaskan, harga LPG 3 kilogram yang dijual di warung atau pengecer umumnya melebihi harga eceran tertinggi (HET). Sementara harga LPG 3 kilogram di pangkalan masih sesuai dengan HET.
Baca Juga
Rumah Warga di 2 Kecamatan di Kabupaten HSS Rusak Tersapu Puting BeliungĀ
“Di warung itu kan harganya lebih mahal mungkin, di luar HET, sedangkan yang di pangkalan HET,” kata Fadjar.
Dia juga menyinggung ketika jumlah LPG 3 kilogram mengalami kelangkaan, hal tersebut hanya terjadi di warung atau pengecer sementara pasokan di pangkalan masih mencukupi.
“Makanya kemarin ada isu LPG langka, ternyata di pangkalan itu ada, yang langka itu justru di warung-warung itu karena mungkin warung entah mereka dapat kiriman dari mana,” tutur Fadjar.
Fadjar belum mengungkapkan Pertamina akan melarang warung atau pengecer untuk menjual LPG 3 kilogram, tetapi yang pasti badan usaha milik negara tersebut akan merapikan jalur distribusinya hingga tingkat pengecer.
Fadjar memastikan penertiban tersebut tidak akan merepotkan masyarakat.







