WARTABANJAR.COM - Sejak Agustus hingga Oktober 2023, bencana kelaparan akibat gagal panen melanda 13 kampung di Distrik Amuma, Kabupaten Yakuhimo. Bencana itu mengakibatkan 17 orang meninggal dunia, mulai dari balita, anak-anak hingga orang dewasa. Pada 28 September 2023, bencana tanah longsor melanda Distrik Panggema, Yakuhimo, mengakibatkan lapangan terbang di distrik tersebut tertimbun dan tidak beroperasi. Bencana longsor juga terjadi di Distrik Anggruk, Yakuhimo, pada 3 Oktober 2023, mengakibatkan lahan perkebunan, pertanian dan peternakan milik warga mengalami kerusakan. Tiga kejadian bencana itu membuat Bupati Yakuhimo mengeluarkan Surat Keputusan Nomor 250 Tahun 2023 tentang Penetapan Status Tanggap Darurat Penanganan Bencana Longsor dan Kelaparan dari 12 Oktober hingga 1 November 2023 Kementerian Sosial mengirimkan bantuan bahan makanan, pakaian, tenda dan kebutuhan lainnya sejumlah 7.925 kilogram untuk korban kelaparan dan tanah longsor di Kabupaten Yakuhimo, Provinsi Papua Pegunungan. Hal tersebut disampaikan Menteri Sosial Tri Rismaharini atau Mensos Risma, melalui keterangan tertulisnya, Rabu (25/10/2023). Risma mengatakan, bantuan tersebut telah diturunkan sebanyak sembilan kali penerbangan sejak Jumat (20/10/2023). Risma mengatakan, untuk pengiriman bantuan bencana kelaparan ke Distrik Amuma perlu perjalanan berkali-kali, lantaran terkendala pesawat yang mengangkut bantuan tidak selalu ada dan landasan pacu yang pendek. "Kalau di Amuma, kita hanya bisa membawa maksimal 650 kilogram sehingga kita harus berkali-kali mengirim," kata Risma. Pengiriman bantuan ke Distrik Amuma sampai Selasa (24/10/ 2023), menggunakan pesawat Dimomim yang terbang dari Wamena ke Amuma. Sedangkan untuk bantuan korban tanah longsor yang dikirim ke Distrik Anggruk dan Amuma. Risma mengatakan, bantuan tersebut dikirim dari Jakarta menggunakan pesawat Hercules TNI AU, kemudian sebagian besar penerbangan untuk pengiriman bantuan menggunakan pesawat misionaris. Bantuan untuk bencana kelaparan dan tanah longsor itu, di antaranya berupa makanan, pakaian, tenda gulung, beras, bahan makanan, kebutuhan sanitasi, dan kebutuhan lainnya untuk pendirian pengungsian.(kemensos) Editor Restu