Malam ini Air Leding di Banjarmasin Mati, Cek Wilayah Terdampak
Ukuran Huruf:
WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN - Distribusi air bersih untuk beberapa wilayah di Kota Banjarmasin akan terhenti, Minggu (22/10).
Hal ini dikarenakan PT Air Minum Bandarmasih akan melakukan perbaikan kebocoran Pipa Transfer HDPE diameter 500 mm (Emergency).
Pipa berlokasi di Jalan Pramuka, Seberang Terminal Induk Km.6 Banjarmasin. Perbaikan dijadwalkan pada Minggu - Senin, 22- Selasa, 23 Oktober 2023 pukul 22.00 WITA hingga pukul 04.00 WITA.
Baca Juga
Viral Video Diduga Geng Motor Keliling Banjarmasin Serang Warga
Pekerjaan perbaikan tersebut akan berdampak pada penurunan hingga terhentinya aliran distribusi air dari Boster Gerilya. Berikut wilayah terdampak:
Daerah Banjarmasin Selatan :
Jalan Gerilya, Jalan Basirih, Jalan Mantuil, Jalan Tatah Pemangkih, Jalan Tatah Belayung, Jalan Tatah Bangkal, Jalan Gubernur Subardjo, Jalan Kuin kacil, Pulau Bromo, Gunung Meranti, Beruntung Jaya, Arjuna, Sadewa, Krisna, Nakula, Pemurus Dalam, Tembikar kanan, Tembikar kiri, Banjar Indah permal, Ramin, Sintuk, Kayu Kuku, dan sekitarnya.
Daerah Banjarmasin Barat:
Jalan Basirih, Jalan Trisakti, 31. Purnasakti, Jalan Banyiur dan sekitarnya.
Pemulihan distribusi air akan berlangsung secara bertahap setelah pekerjaan selesai dilaksanakan.
Bagi pelanggan yang memerlukan air dengan mobil tangki bisa menghubungi Call Center 0511-3252541 atau Whatsapp Center :0811-5151-46.
"Mohon maaf atas ketidaknyamanan ini dan kiranya pelanggan dapat memakluminya," tulis rilis PAM Bandarmasih.
Diduga Karena Tekanan Berlebihan dari Pengguna Jalan
Supervisor Humas PAM Bandarmasih, Raida Kartika Erryanti mengatakan, proses perbaikan akan dimulai pada malam ini.
"Proses perbaikan diperkirakan akan berjalan kurang lebih selama 6 jam, dari jam 10 malam sampai jam 4 subuh," ujar Raida.
Ia juga menyampaikan, apabila ada pelanggan PAM Bandarmasih yang memerlukan air bersih saat proses perbaikan dapat menghubungi call center dinomor 0511 3252541 atau di whatsapp center 0811 5151 47.
“Jadi untuk sementara bisa kita distribusikan air bersih dengan mobil tangki,” katanya.
Sementara itu, Direktur Operasional (Dirops) PAM Bandarmasih, Edwarsyah mengatakan, untuk lokasi kebocoran memang ada di kawasan yang hampir sama dengan sebelumnya, namun untuk kebocoran kali ini merupakan di titik yang berbeda dari kebocoran sebelumnya.
“Yang bocor ini titik yang baru, bukan dari titik yang bocor sebelumnya lalu bocor lagi. Jadi agak bergeser ke depan lagi,” ujarnya.
Lebih lanjut, Edwarsyah menuturkan, untuk kebocoran kali ini diduga karena adanya pengaruh dari eksternal.
“Karena jalan itu cukup sering dilalui kendaraan dengan beban yang cukup berat, sehingga memberikan tekanan kepada titik yang diduga bocor itu,” tuturnya.
Selain itu juga, kondisi tanah yang labil dan rentan terhadap tekanan, sehingga diduga juga menjadi penyebab dari kebocoran tersebut.
“Namun untuk yang lebih pasti bocornya seperti apa, kita akan lihat saat proses perbaikannya, karenakan saat ini masih proses penggaliannya,” ucapnya.
Dalam menangani kebocoran tersebut, ungkap Edwarsyah, pihaknya juga telah menyiapkan beberapa rencana perbaikan.
“Kita telah menyiapkan beberapa opsi terkait dengan kondisi kebocorannya, jadi mungkin akan kita lakukan pemasangan aksesoris, atau pun penggantian pipa,” ungkapnya.
Oleh sebab itu, pihaknya akan melihat dulu seperti apa kerusakannya, baru bisa ditentukan metode apa yang akan digunakan dalam perbaikannya. (Iqnatius/Atoe)
Editor Restu