WARTABANJAR.COM, KOLOMBIA – Serangan Israel ke Gaza memantik kemarahan sejumlah pemimpin dunia, di antaranya Kolombia.
Negara ini melalui presidennya menyatakan penolakan terhadap bombardir Israel di Gaza.
Israel sendiri berhenti mengekspor amunisi senjata ke Kolombia karena negara ini tidak mau mengecam Hamas
Alvaro Leyva pada Senin (16/10) meminta Duta Besar Israel Gali Dagan untuk meminta maaf dan pergi.
Dengan menggunakan akun X (dulu Twitter) miliknya, Leyva menuntut rasa hormat dari Dubes Israel kepada Presiden Kolombia. Dia juga menuduh Dagan bersikap “kasar”.







