WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN- Dua selebriti papan atas Tanah Air ini mengungkapkan kesedihan dan dukungan mereka terhadap rakyat Palestina dalam bentrok yang kembali terjadi antara Palestina dan Israel. Mereka adalah Kirana Larasati & Nicky Astria. Melalui laman Instagram masing-masing, keduanya menyatakan dukungan untuk Palestina, dikutip Rabu (11/10/2023). Nicky Astria mengucapkan doanya untuk semua rakyat Palestina. "Ulangi..mari berdoa Ya Allah Ya Rabb Ya Rahman Ya Rahim Ya Fattah Ya Fattah Hantarkan bala tentaraMu untuk menjaga menolong saudara2 kami di Gaza,Palestine Kuatkanlah dan mudahkanlah segala urusannya Sesungguhnya tiada daya & upaya bagi mereka Selain pertolongan dariMu Ya Allah Ya Fattah Aamiin," katanya.
 
View this post on Instagram
 

A post shared by Nicky Astria (@nicky_astria_real)

Sementara aktris Kirana Larasati menyatakan doanya untuk semua korban dan keluarga mereka yang terdampak akibat perang ini. "My heart and prayers go out to the victims and the families in Gaza. It is truly heartbreaking and inhuman," ujarnya. Artinya, dia mendoakan semua korban dan keluarga mereka di Gaza yang terdampak perang ini karena kejadian ini sungguh hal yang menyayat hati dan tak berperikemanusiaan.
 
View this post on Instagram
 

A post shared by Nicky Astria (@nicky_astria_real)

Diketahui sebelumnya, bahwa konflik antara Israel dan Palestina telah berlangsung sejak puluhan tahun silam. Sudah tak terhitung perang dan bentrok yang terjadi di antara mereka karena pencaplokan wilayah Palestina oleh Israel. Terbaru adalah serangan Pasukan Hamas (Palestina) ke Israel di Gaza pada Sabtu (7/10/2023) lalu yang menewaskan banyak orang. Serangan tersebut diklaim merupakan upaya Palestina merebut kembali Tanah Air mereka yang telah dijajah Israel. Korban jiwa dilaporkan per kemarin Selasa (10/10/2023) telah mencapai lebih dari 1.100 orang, sekitar 700 orang di antara berasal dari pihak Israel. Skala pertempuran yang terus meningkat kemudian memaksa Israel untuk mendeklarasikan perang, pertama sejak 1973. (yayu fathilal/berbagai sumber) Editor: Yayu