BMKG Ungkap Penyebab Panas Terik Diprediksi Terjadi Oktober ini

WARTABANJAR.COM – Kondisi cuaca panas suhu udara pada tanggal 01 – 06 Oktober 2023 tertinggi pada 3 Oktober akan terjadi di Semarang.

Semarang jadi kota terpanas mencapai 37 derajat celcius. Sementara kota lainnya Jakarta, Bandung, Yogyakarta diprediksi suhu mencapai 36 derajat celcius.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menjelaskan  fenomena suhu panas terik tersebut terjadi karena dipicu oleh beberapa kondisi.

Baca Juga

Doa Rasulullah SAW Saat Hadapi Kemarau Panjang 

1. Saat ini kondisi cuaca di sebagian besar wilayah Indonesia terutama di Jawa hingga Nusa Tenggara (termasuk Jabodetabek) didominasi oleh kondisi cuaca yang cerah dan sangat minimnya tingkat pertumbuhan awan terutama pada siang hari.

Kondisi ini tentunya menyebabkan penyinaran matahari pada siang hari ke permukaan bumi tidak mengalami hambatan signifikan oleh awan di atmosfer.

Sehingga suhu pada siang hari di luar ruangan terasa sangat terik. Seperti diketahui, bahwa saat ini sebagian besar wilayah Indonesia terutama di selatan ekuator masih mengalami musim kemarau dan sebagian lainnya akan mulai memasuki periode peralihan musim pada periode Oktober-November ini, sehingga kondisi cuaca cerah masih cukup mendominasi pada siang hari.

2. Di akhir September, posisi semu matahari menunjukkan pergerakan ke arah selatan ekuator, yang berarti bahwa sebagian wilayah Indonesia di selatan ekuator termasuk wilayah Jawa hingga Nusa Tenggara mendapatkan pengaruh dampak penyinaran matahari yang relatif lebih intens dibandingkan wilayah lainnya, dimana pemanasan sinar matahari cukup optimal terjadi pada pagi menjelang siang dan pada siang hari.

Namun demikian, fenomena astronomis ini tidak berdiri sendiri dalam mengakibatkan peningkatan suhu udara secara drastis atau ekstrem di permukaan bumi.

Faktor-faktor lain seperti kecepatan angin, tutupan awan, dan tingkat kelembapan udara memiliki dampak yang lebih besar juga terhadap kondisi suhu terik di suatu wilayah seperti yang terjadi saat ini di beberapa wilayah Indonesia.

Baca Juga :   Evakuasi di Tengah Medan Ekstrem, Korban Kedua Kecelakaan ATR 42-500 Seorang Wanita Ditemukan di Jurang Bulusaraung

Kondisi fenomena panas terik ini diprediksikan masih dapat berlangsung dalam periode oktober ini, mengingat kondisi cuaca cerah masih cukup mendominasi pada siang hari.

Sehingga BMKG menghimbau kepada masyarakat untuk senantiasa menjaga kondisi stamina tubuh dan kecukupan cairan tubuh terutama bagi warga yang beraktifitas di luar ruangan pada siang hari supaya tidak terjadi dehidrasi, kelelahan dan dampak buruk lainnya.(rilis)

Editor Restu

Baca Lebih Lengkapnya Instal dari Playstore WartaBanjar.com

BERITA LAINNYA

TERBARU HARI INI

paling banyak dibaca