CEK Kekayaan Pj Bupati Baru dilantik, Syamsir Rahman Unggul disusul Syarifuddin Punya Aset di Tapin
Ukuran Huruf:
WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN - Gubernur Provinsi Kalimantan Selatan(Kalsel), H Sahbirin Noor sudah melantik tiga penjabat bupati. Yakni Pj Bupati Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Pj Bupati Kabupaten Tanah Laut (Tala), dan Pj Bupati Kabupaten Tapin.
Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kalsel, Muhammad Syarifuddin selaku Pj Bupati Kabupaten Tapin.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kalsel, Syamsir Rahman selaku Pj Bupati Kabupaten Tala.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalsel, Hermansyah selaku Pj Bupati Kabupaten Hulu Sungai Selatan.
Dikutip dari data harta pelaporan LHKPN 31 Desember 2022, diantara ketiga Pj Bupati yang baru dilantik itu, Kepala Dinas Ketanahan Pangan dan Pertanian Kalsel, Syamsir Rahman memiliki harta kekayaan terbanyak dibanding dua rekannya yang juga baru dilantik.
Syamsir Rahman memiliki harta kekayaan sebesar Rp 1.186.555.067.
Terdiri dari tanah dan bangunan Rp 550 juta yakni berlokasi di Kota Banjarbaru masing-masing seluas 200 meter persegi dan seluas 199 meter persegi, keduanya merupakan hasil sendiri.
Dirinya juga memiliki alat transportasi, sepeda motor tahun 2004 senilai Rp 8 juta, sepeda tahun 2004 senilai Rp 300.000, sepeda tahun 2004 Rp 50.000, mobil Honda Jazz tahun 2010 senilai Rp 135.000.000, sepeda motor tahun 2008 senilai Rp 2.500.000, dan Vespa LX tahun 2022 senilai Rp 35.000.000.
Syamsir Rahman juga memiliki harga bergerak lainnya senilai Rp 11.000.000, kas dan setara kas Rp 444.705.067. Dirinya tidak memiliki hutang.
“Ya itu yang ada di LHKPN, kalau bertambah mungkin setara kas saja, tambahan dari gajih dan honor. Tambahannya mungkin dibeberapa hulan ini,” ungkap pria yang juga pernah menjabat Plt Kepala BKD Kalsel ini saat dihubungi wartabanjar.com, Jumat (29/9/2023).
Disusul M Syarifuddin.
Pj Bupati Tapin, Muhammad Syarifuddin tercatat memiliki total harta kekayaan Rp 991.968.255 atau hampir Rp 1 Milir. Pria yang juga Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Selatan ini memiliki hutang Rp 274.130.775.
Harta kekayaan M Syariffudin terdiri dari tanah dan bangunan yang nilai totalnya Rp 776.000.000, terdiri atas tanah seluas 275 meter persedi di Kabupaten Tapin senilai Rp 6 juta, tanah seluas 1.516 meter persegi di Tapin senilai Rp 35 juta, tanah dan bangunan seluas 190 meter persegi per 190 meter persegi di Tapin senilai Rp 135 juta, tanah dan bangunan seluas 366 meter persegi per 366 meter persegi di Tapin senilai Rp 260 juta, tanah dan bangunan seluas 210 meter persegi per 210 meter persegi di Banjarbaru senilai Rp 340 juta.
Dalam keterangannya semua itu merupakan hasil sendiri.
Sedangkan alat transportasi dan mesin total senilai Rp 102.000.000.
Terdiri atas mobil Honda Jazz tahun 2006 senilai Rp 40 juta, sepeda motor Yamaha Scooter tahun 2019 senilai Rp 25 juta, sepeda motor Honda PCX Scooter tahun 2020 senilai Rp 27 juta, dan sepeda motor Honda F1C02NAGLO Solo tahun 2021 senilai Rp 10 juta. Semuanya itu juga merupakan hasil sendiri.
Dirinya juga memiliki harta kas dan setara kas senilai Rp 250.199.030 dan harta lainnya Rp 137.900.000.
Pj Bupati Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Hermansyah tercatat memiliki harta kekayaan Rp 562.465.405 dan memiliki hutang Rp 460 juta.
Adapun harta kekayaan pria yang menjabat Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kalsel ini terdiri dari tanah dan bangunan senilai Rp 702.500.000. Yakni tanah seluas 204 meter persegi di Kota Banjarmasin senilai Rp 300 juta, tanah dan bangunan seluas 192 meter persegi per 84 meter persegi di Banjarmasin senilai Rp 120 juta, tanah seluas 200 meter persegi di Banjarmasin senilai Rp 70 juta, serta tanah dan bangunan seluas 130 meter persegi per 54 meter persegi di Kabupaten Banjar senilai Rp 100 juta.
Dirinya juga memiliki tanah seluas 300 meter persegi di Banjarmasin senilai Rp 50 juta dan tanah seluas 250 meter persegi di Banjarmasin senilai Rp 62.500.000. Semuanya tercatat merupakan hasil sendiri.
Pria yang juga pernah menjabat Camat Banjarmasin Tengah ini juga memiliki alat transportasi dan mesin total Rp 220.880.000. Terdiri atas sepeda motor Honda tahun 2006 senilai Rp 6.800.000, sepeda motor Suzuki tahun 2009 senilai Rp 7.280.000, sepeda motor Suzuki tahun 2012 senilai Rp 6.800.000, Toyota Yaris tahun 2014 senilai Rp 200 juta.
Semuanya itu juga merupakan hasil sendiri.
Hermansyah juga memiliki kas dan setara kas sebesar Rp 99.084.405.
“Ya, hutang sejak tahun 2015,” imbuh Hermansyah dihubungi wartabanjar.com, Jumat (29/9/2023). (hasby)
Baca Juga : Bocah Tenggelam di Sungai Aning Dinyatakan Meninggal Dunia
Editor : Hasby