SMPN 1 Satui Ikuti Sekolah Adiwiyata Tingkat Provinsi, Lakukan Berbagai Persiapan Berikut
Ukuran Huruf:
WARTABANJAR.COM, BATULICIN - Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 Satui, Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu) mempersiapkan diri untuk mengikuti Sekolah Adiwiyata Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) Tahun 2023.
Kepala SMPN 1 Satui, Sumarna mengatakan, SMPN 1 Satui sudah berhasil mendapatkan gelar Adiwiyata tingkat kabupaten dengan perolehan nilai tertinggi yaitu 88,66 poin.
Langkah selanjutnya, pihaknya melebarkan sayapnya ke level yang lebih tinggi, yaitu mengikuti sekolah Adiwiyata Tingkat Provinsi Kalsel 2023.
"Sekolah Adiwiata adalah sekolah yang peduli dan berbudaya lingkungan, serta memiliki program nyata untuk melestarikan lingkungan dalam kegiatan belajar mengajar agar terlihat bersih, sehat, dan indah," terang Sumarna, Rabu (27/9/2023).
Untuk mengikuti Adiwiyata Provinsi tersebut, maka SMPN 1 Satui melakukan berbagai persiapan seperti rapat penyusunan rencana gerakan Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup di Sekolah (PBLHS) dan Evaluasi Diri Sekolah (EDS).
"Rapat ini melibatkan Kepala Sekolah, Dewan Pendidik, Komite Sekolah, Peserta Didik, dan Masyarakat," sebut Sumarna.
Berikutnya, membentuk Kader Adiwiyata sesuai 6 aspek PBLHS meliputi, aspek pertama yaitu kebersihan, sanitasi, dan drainase sekolah. Kedua, pengolahan sampah, ketiga, pemeliharaan dan pembibitan tanaman pohon.
Aspek keempat yaitu konservasi air, kelima yaitu konservasi energi, dan keenam inovasi terkait penerapan Penerapan Perilaku Ramah Lingkungan Hidup (PRLH).
Persiapan lainnya yakni melakukan sosialisasi dan mengkampanyekan gerakan PBLHS ke berbagai sekolah dasar di Kecamatan Satui, menerapkan gerakan PBLHS dalam mata pelajaran dan ekstrakulikuler di sekolah, melakukan kegiatan bakti sosial seperti membersihkan sampah dan menanam pohon bersama guru, siswa SMP Negeri 1 Satui, dan PT Usaha Bersama Mitra Jaya Makmur di sekitar pantai, serta bekerjasama dengan warga sekitar melakukan pengolahan sampah 3R.
Menurut Kepala SMPN 1 Satui Sumarna, sekolah Adiwiyata terbukti mampu mewujudkan sekolah yang nyaman, aman, serta harmonis untuk kebutuhan belajar siswa.
Secara perlahan siswa menjadi generasi yang peduli terhadap lingkungan dan menciptakan sumber daya sekitar sekolah menjadi kondisi yang lebih baik.
Sedangkan bagi siswa, program Adiwiyata mempunyai dampak yang sangat besar karena dampaknya adalah menyadarkan diri untuk selalu menjaga kebersihan dan kelestarian di luar maupun di dalam lingkungan sekolah. (Didi)
Baca Juga : Jalan di Desa Puntik Arah Marabahan Dikepung Asap, Pengendara Putar Balik
Editor : Hasby