Dua Amalan di Masa Sulit Sebagai Pembuka Rezeki

Untuk menarik rezeki, pertama adalah dengan istighfar. Istighfar sendiri mencakup ucapan (qaulan) dan tindakan (fi’lan).

Tidak cukup dengan hanya melafalkan lafaz istighfar, kita juga dituntut mengoreksi perbuatan kita untuk mempertahankan yang benar dan meninggalkan yang salah.

Perbedaannya dengan taubat, lanjutnya, taubat adalah permohonan ampun terhadap suatu kesalahan yang secara sadar sudah kita perbuat sebelumnya.

Taubat tersebut diabrengi dengan iktikad kita untuk tidak mengulangi lagi kesalahan itu di masa selanjutnya.

“Kita (perlu) untuk melakukan dua-duanya. Taubat untuk hal yang telah lalu, kalai istighfar untuk hal-hal yang akan datang,” kata Kiai Marsudi menjelaskan.(mui)

Editor Restu