WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN - Penantian seorang ayah untuk mendapatkan penanganan operasi untuk puteranya penderita kanker darah dan tumor tak kunjung tiba.

Puteranya, Andian Alif telah menunggu selama lima bulan lamanya di RSUD Ulin Banjarmasin. Penantiannya sejak Maret 2023 hingga Agustus 2023 ini.

Awalnya operasi dijadwalkan pada 30 Agustus 2023 ini. Namun ia mendapatkan kabar penundaan tanpa ada jadwal pasti.

Berikut curahan hati seorang ayah di akun instagran moch_andhy_sofyan_117 :

"5 Bulan Menunggu, Ternyata Tidak Ada Kepastian Saya adalah seorang ayah dari anak penderita kanker darah dan tumor.

Saya sangat kecewa dengan pelayanan Rumah Sakit Ulin yang notabennya milik Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan.

Bagaimana tidak, sudah 5 bulan mengantri dari bulan maret 2023, tapi anak saya belum kunjung dioperasi.

Bahkan jadwal operasi pun mereka tidak bisa memastikan. Sedikit bercerita soal jadwal yang kami terit sebelumnya."

Disebutkan puteranya telah menjalani berbagai pemeriksaan kesehatan dan konsultasi hingga 25 Agustus lalu.

Terakhir pada 26 Agustus lalu, ia menemui petugas administrasi dan tetap tak bisa memberikan jadwal kepastian operasi.

Baca Juga

Laka di Jalan A Yani km 1 Banjarmasin, 1 Korban Tewas

"Dimulai dari langkah-langkah persiapan yang di antaranya pemeriksaan kesehatan hingga konsultasi di poli urologi dan anak pada tanggal 19 Agustus 2023 lanjut berturut-turut sampai tanggal 25 Agustus 2023.

Terakhir hari Sabtu, 26 Agustus 2023, pukul 09.30 Wita, saya kembali tiba di rumah sakit plat merah yang berlokasi di Kota Banjarmasin itu dan langsung bertemu dengan petugas administrasi di ruang ESWL.

Di ruang itu tidak banyak antrian, hanya saya sendiri.Tidak lama kemudian dipanggil oleh petugas dan.ditanya perihal riwayat penyakit anak saya hingga.nomor telpon yang dapat dihubungi. Petugas administrasi kembali menyampaikan, bahwa

MEREKA TIDAK BISA MEMBERIKAN JADWAL PASTI.UNTUK OPERASI ANAK SAYA, katanya harus menunggu"DOKTER".

Selaku seorang ayah yang rela melakukan apa saja untuk buah hati saya. Sampai disitu saya merasa sedih dan kecewa.