Kebakaran Jalan Sukarelawan Loktabat, Saat Shalat Ashar Ucak Dengar Suara 'Kretek' di Plafon Dapur
WARTABANJAR.COM, BANJARBARU - Kebakaran terjadi di Jalan Sukarelawan RT. 24 RW. 10 Kelurahan Loktabat Utara, Banjarbaru pada Selasa (8/8/2023) sore dan menghanguskan sebuah rumah semi permanen.
Pihak UPT Damkar Banjarbaru menerima informasi sekitar pukul 16.30 dan segera menuju lokasi kejadian bersama relawan damkar gabungan Banjarbaru-Martapura.
Lokasi kejadian bertepatan di samping irigasi. Walaupun tak kesulitan air, pihak pemadam kebakaran memerlukan waktu kurang lebih satu jam hingga api betul-betul dikuasai dan kondisi aman terkendali.
"Kami bersama relawan lainnya berhasil menguasai api sekitar kurang lebih satu jam. Dan yang terbakar sebuah rumah semi permanen," ujar petugas UPT Damkar Banjar Baru, M Fikri.
Data sementara yang dihimpun oleh pihak Kelurahan Loktabat Utara, rumah tersebut milik seorang warga yang akrab disapa Ucak.
"Korban terdampak ada 2 KK 5 Jiwa," ujar Yunus Ariandie, Kasi Pemerintah Kelurahan Loktabat Utara kepada wartabanjar.com
Yunus menyampaikan, pihaknya masih menunggu arahan pimpinan untuk tindakan selanjutnya.
"Kita masih menghimpun data faktual di lapangan untuk diserahkan ke pimpinan agar bisa melakukan arahan selanjutnya. Kemungkinan seperti bantuan logistik dan lain-lain," ujar Yunus lagi.
Sementara itu, pemilik rumah yang akrab disapa Ucak memiliki nama asli Gusti Suriansyah menjelaskan kronologi kejadian tersebut.
"Saya awalnya sedang sholat ashar. Saya mendengar suara kretek-kretek di atas dan saya kira itu daun jatuh, karena memang biasanya seperti itu," jelas Suriansyah.
Suriansyah pun mengaku terkejut ketika selesai shalat ashar mendapati api sudah cukup besar berada di plafon bagian dapurnya.
"Saya lihat ada api di atas pelafon, saya coba padamkan dengan selang tapi tidak sanggup lagi," ujarnya lagi.
Cuaca yang berangin membuat api dengan cepat membakar bagian belakang rumahnya. Suriansyah pun segera menyelamatkan beberapa barang berharga dan surat-surat.
"Yang sempat diselamatkan mobil, sepeda motor, surat-surat dan beberapa sertifikat," sambungnya lagi.
Saat ini dugaan penyebab kebakaran tersebut masih diselidiki oleh pihak kepolisian dan belum ada keterangan resmi terkait hal tersebut. (nurul octaviani)
Editor: Erna Djedi