“Awalnya yg penipu ini kd mau maunya COD aja tp ntah kenapa tiba tiba sidin mau, dan minta no rek. Akhirnya di kirim sdin lah bukti TF an bodong itu.”
Diketahui pesanan Rp 500 ribu. Pelaku berdalih kelebihan transfer Rp 1,8 juta. Sisa Rp 1,3 juta diminta untuk dibagikan ke anak yatim.
Modus penipuan ini berjalan saat transferan bodong pada pemilik warung yang ternyata palsu. Uang tak masuk ke rekening pemilik warung.
“Pesanannya Rp 500 ribu aja padahal tapi sdin mentf 1,8jt dan embel embel lebihan 1,3jt itu untuk dibagi ke anak anak yatim. Tapi karna situasi warung yang kurang kondusif. akhirnya lupa buat ngecek ke rekening ada info masuk saldo atau kadanya. Akhirnya pesanannya tetap dibawa dan uang lebihan juga tetap di kasih ke yang mengambil.”
Dari banyak komentar, modus penipuan ini memakan banyak korban pemilik warung makan. Rata-rata menerapkan kelebihan transfer dan meminta uang kelebihan transfer.(aqu)
Editor Restu







