Resort Hingga Masjid, Tiga Proyek Diresmikan Erick Thohir di KEK Mandalika

Pullman Lombok Merujani Mandalika Beach Resort merupakan hotel bintang lima pertama di Mandalika, dibangun diatas lahan seluas 4,5 Ha. Desainnya menggabungkan gaya arsitektur modern dengan sentuhan budaya lokal yang khas.

Hotel ini terletak di lokasi strategis menghadap pantai yang indah, dan memiliki 230 Regular Rooms, 27 Villa. Fasilitas-fasilitasnya yaitu Lobby, All Day Dining, Main Pool, Pool Bar, Gym & Spa, Small Meeting Room, Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition (MICE), Musholla, Parking Area, dan Speciality Resto.

Selanjutnya, Kuta Lane sebagai Landmark baru di kawasan The Mandalika, menjadi objek inovatif dan sebuah koridor pedestrian yang nyaman dan fungsional, yang berfungsi sebagai akses penghubung antara Bazaar Mandalika dengan Kuta Beach Park (KBP).

Kuta Lane dirancang dengan tujuan untuk memfasilitasi dan meningkatkan alur aktivitas para pengunjung atau wisatawan dari KBP menuju area Bazaar Mandalika dan sebaliknya.

Landmark baru ini sudah dilengkapi dengan artwork space, taman bermain anak-anak yang ramah, berbagai spot foto ikonik yang memukau, dan panggung hiburan yang siap menjadi tempat pertunjukan seni musik, tari dan teater yang menarik.

Terakhir, Masjid Al-Hakim di Dusun Ujung, Desa Kuta, Kecamatan Pujut. Masjid ini dibangun dengan tujuan untuk memberikan fasilitas keagamaa,n yang nyaman bagi pengunjung dan masyarakat setempat di The Mandalika.

Masjid dua lantai ini dilengkapi dengan fasilitas toilet, tempat wudhu, area parkir dan taman, dengan bangunan berdesain modern namun tetap memperhatikan nilai-nilai budaya dan arsitektur tradisional.

“Pembangunan proyek ini menjadi komitmen ITDC untuk mengembangkan potensi pariwisata dan infrastruktur di The Mandalika, tetapi juga sebagai langkah konkret dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, menciptakan lapangan kerja dan multiplier effect positif bagi masyarakat di Nusa Tenggara Barat (NTB). Dengan spirit dan visi yang sama, bersama-sama kita wujudkan The Mandalika sebagai destinasi pariwisata yang mendunia.” tutup Ari. (edj/rls)

Editor: Erna Djedi