Jemaah Haji Indonesia Terlantar di Muzdalifah Diungkap Timwas Haji
Abdul Wachid menyampaikan hal ini pasca dirinya menerima laporan jemaah dari Kabupaten Demak dan Pemalang. Mereka melaporkan hingga pukul 09.40 waktu setempat (Arab Saudi), belum juga terangkut ke pemondokan di Mina. Kondisi jemaah juga dilaporkan memprihatinkan.
"Kondisinya memprihatinkan, belum sarapan pagi tidak ada air, para jemaah minum air mineral sisa dan kondisi lansia, kasihan. Sudah ada yang pingsan kurang air. Dropping bus sangat kurang," kata Anggota Komisi VIII DPR RI itu.
Wachid mengatakan seharusnya jemaah mulai dipindahkan ke Mina sejak dini hari tadi. Hingga berita ini diturunkan, Wachid masih berkoordinasi dengan panitia haji agar segera mengevakuasi jemaah telantar. “Itu ngeri kondisinya, mereka minum air sisa dari orang lain," tuturnya
Anggota Timwas Haji DPR Hasbi Jayabaya juga mendapat informasi kloter 56, 57, 59, 61, 62, dan 66 masih telantar hingga siang ini. Dia sudah menghubungi Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umroh Kementerian Agama agar bisa segera mengevakuasi jemaah.
"Alhamdulillah sudah direspons Dirjen PHU dan langsung ditangani, ternyata bukan hanya kloter tersebut di atas tapi juga kloter-kloter lain," pungkas Hasbi. (rls)
Editor Restu