WARTABANJAR.COM, PELAIHARI - Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3AP2KB) Kabupaten Tanah Laut (Tala) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) menyelenggarakan Malam Apresiasi Duta Generasi Berencana (GenRe) sekaligus Jambore Ajang Kreativitas Remaja 2026 untuk mencetak konselor muda berkualitas di Balairung Tuntung Pandang, Pelaihari, Rabu (5/8/2026) malam.

Ajang tahunan ini menjadi instrumen penting Pemkab Tala dalam menyiapkan sumber daya manusia yang berkarakter, berdaya saing serta siap mendukung pencapaian visi Indonesia Emas 2045. 

Baca juga: Buka Pemilihan Duta GenRe 2026, Bupati Tanah Laut Ajak Generasi Muda Tebarkan Konten Edukasi Positif

Melalui proses seleksi ketat sejak Juli 2026, para peserta tidak hanya diuji secara administrasi, melainkan juga dinilai dari aspek intelegensia, public speaking, advokasi, pemahaman kesehatan reproduksi, bahaya Napza, hingga kesiapan program kerja nyata.

Kepala Dinas P3AP2KB Tala, Maria Ulfah, menyampaikan bahwa antusiasme remaja tahun ini mengalami peningkatan signifikan dibanding tahun sebelumnya hingga menembus lebih dari 50 peserta. 

Tingginya partisipasi ini memperkuat barisan konselor muda yang dibutuhkan daerah untuk mengedukasi remaja sebaya secara masif.

"Tapi proses seleksi juga cukup ketat karena target kita adalah mencari konselor. Konselor-konselor muda untuk mendukung program Kementerian BKKBN, gitu," ujar Maria Ulfah.

Baca juga: Tanah Laut Dorong Pengolahan Sampah Berbasis Ekonomi Sirkular

Penyelenggaraan tahun ini dinilainya jauh lebih efisien dan modern karena panitia memanfaatkan teknologi digital secara optimal dalam sistem penjurian berbasis tautan Google sehingga proses penilaian berlangsung secara paperless, transparan, dan cepat.

​"Tanah Laut adalah penyelenggara terbaik dalam hal pemilihan Apresiasi Duta GenRe ini. Tahun 2026 ya. Udah tersusun rapi, nah itu hal yang perlu kita apresiasi untuk anak-anak kita," kata Maria Ulfah.

Dinas P3AP2KB Tanah Laut juga merencanakan pemberian jaminan perlindungan ketenagakerjaan bagi para Duta GenRe saat bertugas di lapangan.

Langkah ini diambil guna memberikan rasa aman kepada para duta ketika mendatangi sekolah-sekolah maupun komunitas masyarakat.