150 UMKM Berpartisipasi Dalam Expo Kemenkeu Satu Kalsel di Jalan A Yani km 2,5 Banjarmasin
WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN - Perwakilan Kementerian Keuangan Satu Kalimantan Selatan (Kemenkeu Satu Kalsel) berkolaborasi dengan Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) menggelar EXPO UMKM, di kantor Kemenkeu Satu Kalsel, di Jalan A Yani Km 2,5 Banjarmasin, Selasa (20/6) pagi.
Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Gubernur Kalsel, & Sahbirin Noor, serta dihadiri oleh Staf Ahli Menteri Keuangan RI Bidang Kebijakan Penerimaan Negara, Oza Olavia, Direktur Perencanaan dan Pengelolaan Dana - Pit. Direktur Kemitraan BPDP, KS Kabul Wijayanto, Bupati Tanah Laut HM Sukamta, serta Kepala Perwakilan Kemenkeu Kalsel, Ferdinan Lengkong.
Bertajuk ‘Kemenkeu Satu Mendukung UMKM Tumbuh melalui Digitalisasi dan Globalisasi Menuju Indonesia Maju’, kegiatan ini akan berlangsung selama tiga hari.
Baca Juga
Pencarian Orang Diduga Tenggelam di Sungai Kuin Kembali Dilanjutkan
Kegiatan ini merupakan salah satu upaya Kemenkeu Satu dalam menyosialisasikan kebijakan Kementerian Keuangan, mengedukasi pelaku UMKM, sekaligus mendorong penguatan dan pengembangan UMKM khususnya di wilayah Kota Banjarmasin.
Ferdinan mengungkapkan, dalam kegiatan kali ini, ada lebih dari 150 UMKM yang mengikuti expo ini. Diharapkan kegiatan dapat mendukung peningkatan kapasitas dan memberdayakan UMKM, berdampak pada program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) Khususnya di bumi Kalsel.
Lebih lanjut, kata Ferdinan, kegiatan kali ini merupakan bentuk sinergi antara Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) dengan Kemenkeu Satu Kalsel
Dimana ditahun 2023, Kemenkeu Satu telah berkolaborasi dengan BPDPKS di beberapa kota besar di Indonesia, seperti di Kota Pontianak, Palangkaraya, Jakarta, Riau, dan Bali.
“Harapannya dengan kegiatan ini, akan semakin mempercepat upaya membangun sinergi dalam pengembangan UMKM,” kata Ferdinan.
“Jadi para pelaku UMKM, peserta kegiatan dapat memanfaatkan beragam layanan dalam Sinergi Pemberdayaan UMKM Kemenkeu satu untuk menunjang dan meningkatkan kapasitas bisnisnya." Lanjutnya.