WARTABANJAR.COM, MARTAPURA – Pemerintah Kabupaten Banjar melaksanakan upacara Hari Peringatan Lingkungan Hidup di Kawasan Air Santri, Murung Kenanga, Martapura, Rabu (7/6/2023) pagi.
Kawasan Air Santri atau Siring Air Santri merupakan salah satu kawasan kumuh yang kemudian disulap menjadi destinasi wisata pada tahun 2021 dan selesai pada tahun 2022.
BACA JUGA: Pemkab Banjar Distribusikan Bantuan untuk Korban Longsor di Desa Pasar Jati dan Tambak Anyar
Pada momen ini, pemerintah memilih kawasan air santri sebagai tempat upacara untuk mengingat bahwa dahulu kawasan ini pernah menjadi kawasan kumuh dan sekarang berubah menjadi destinasi wisata yang berada di pinggir sungai.
“Hari ini kita menanam bibit pohon juga. Berharap dengan pohon-pohon ini, lingkungan kita semakin asri,” jelas Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (DPRKLH), Ir Mursal ST.
BACA JUGA: Pesan Bupati Banjar untuk ASN Pemkab Banjar di Tahun Politik 2024
Selain itu, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Banjar, Ihwansyah M Kes juga menanggapi keluhan warga sekitar terkait pembangunan Kawasan Air Santri yang berdampak pada banjir sehingga warga sekitar harus merenovasi musala di desa Murung Kenanga.
“Saya juga sering mendengar isu ini, beberapa warga pernah menyampaikan dan Insya Allah ini akan jadi perhatian pemerintah daerah, nanti akan kita evaluasi bersama pemda dan kelurahan setempat,” tutupnya. (nuy)
editor: didik tm
Peringati Hari Lingkungan Hidup, Pemkab Banjar Tanam Bibit Pohon di Siring Air Santri






