Mortir Aktif Tersangkut di Dalam Jala Apung Milik Warga di Riam Kanan Aranio
WARTABANJAR.COM, MARTAPURA - Mortir aktif ditemukan dalam jala apung milik warga yang dipasang di aliran Riam Kanan, kawasan Aranio, Kabupaten Banjar.
Mortir tersebut, ditemukan Ahmad Murawat, warga Desa Aranio RT2, Kecamatan Aranio.
Penemuan bermula saat Murawat memperbaiki jala apung miliknya, menemukan sebuah benda aneh.
Namun Murawat tidak mengira itu adalah benda berbahaya lalu membawanya naik ke darat.
Kemudian Murawat melapor ke kepolisian.
Kapolres Banjar AKBP M Ifan Hariyat melalui Kasi Humas AKP Suwarji, Jumat (5/5/2023) pagi, membenarkan adanya penemuan mortir tersebut.
Dikatakan perwira yang akrab disapa Bang Aji ini, penemuan mortir tersebut berawal saat Ahmad Murawat membersihkan jala apung pada Kamis (4/5/2023) sekitar pukul 12.30 Wita.
"Saat menyelam saksi menemukan benda yang berbentuk bulat dan panjang sekitar 20 centimeter. Benda tersebut kemudian langsung diangkat ke darat, kemudian melapor ke polisi," jelas Bang Aji.
Selanjutnya Kapolsek Aranio Iptu Toni Hartono dan anggota langsung menuju lokasi ditemukannya benda diduga mortir itu.
Garis polisi sempat dipasang di sekitar lokasi untuk memudahkan proses identifikasi.
Kemudian Danden Gegana Satbrimobda Kalsel I Made Seneng dan anggota berhasil mengidentifikasi temuan dimaksud dengan jenis mortir 81-MM.
Mortir tersebut, lalu langsung dibawa ke lokasi yang jauh dari permukiman warga di Desa Awang Bangkal, Kecamatan Karang Intan. Di lokasi jauh dari permukiman itu mortir langsung dimusnahkan di hari yang sama oleh tim Gegana Satbrimobda Kalsel.
Tim Gegana Brimobda Kalsel mengidentifikasi benda tersebut adalah jenis Mortir 81-MM.
Mortir kemudian dibawa ke lokasi aman untuk dimusnahkan atau dilakukan Disposal yang berada di Desa Awang Bangkal Kecamatan Karang Intan tepatnya di jalan lintas provinsi Banjarbaru -Batulicin.
“Tim berhasil memusnahkan dengan meledakkan mortir sekitar pukul 18.00 Wita oleh Operator Jibom Baratu Budi Hartanto dari Sat Brimobda Polda Kalsel,” jelas Bang Aji. (edj)
Editor: Erna Djedi