“Pesta Rakyat itu akan melibatkan berbagai konten budaya lokal, seperti kegiatan bazar yang berisi berbagai produk parekraf lokal seperti kuliner, tenun, suvenir, produk-produk lokal unggulan seperti kopi dan gula rebok, serta produk kerajinan tangan lainnya. Selain itu, secara khusus Street Carnival akan melibatkan lebih luas lagi masyarakat mulai dari siswa-siswi sekolah hingga sanggar-sanggar budaya lokal, serta para seniman lokal melalui pertunjukan musik. Juga mengundang artis ibu kota untuk menghibur masyarakat dan delegasi,” jelasnya.
Selain itu, Shana mengungkapkan pesta rakyat dalam memeriahkan rangkaian KTT ASEAN itu juga menghadirkan program ASEAN Youth yang akan melibatkan 22 anggota delegasi dari negara-negara ASEAN. Para peserta ASEAN Youth akan melakukan Live on Board, dialog dengan ASEAN Leaders, dan diskusi dengan pemuda lokal untuk lebih membumikan urgensi ASEAN di kalangan pemuda.
Program itu, ungkap Shana, selaras dengan upaya yang dilakukan oleh BPOLBF dalam mengamplifikasi dan mengedukasi masyarakat Labuan Bajo tentang ASEAN. Promosi dan edukasi dilakukan sejak awal melalui berbagai bentuk publikasi di berbagai media massa baik lokal, nasional, maupun internasional dan diamplifikasi digital dengan mendiseminasikan informasi melalui berbagai akun media sosial berbagai Kementerian dan Lembaga, juga akun-akun media sosial lainnya
“Selain itu promosi juga kami lakukan dengan pemasangan banner di pintu masuk bandara, pemasangan billboard di area Kota Labuan Bajo, back drop dan roll banner kantor-kantor pemerintah dan juga hotel. Kami juga menyediakan Tourist Information Center dan HelpDesk mulai dari bandara dan hotel delegasi untuk memudahkan informasi terkait wisata Labuan Bajo dan aktivitas yang berlangsung sepanjang ASEAN Summit 2023,” ungkap Shana.






