Kebijakan pengoptimalan ini juga dilakukan tanpa memberi beban tambahan kepada pelaku usaha dan masyarakat dengan meninjau tarif sesuai kondisi masyarakat dan perkembangan ekonomi yang ada.
“Kamu ucapkan terima kasih kepada para Fraksi yang memperhatikan hal ini, semoga kita bisa mewujudkan Kabupaten Banjar yang maju, mandiri dan agamis,” tutur Sekda Kab. Banjar.
Para anggota DPRD berharap dengan disahkannya raperda ini menjadi perda nanti, pendapatan daerah Kabupaten Banjar bisa lebih optimal.
“Kalau raperda ini terlambat dibahas, nanti yang akan rugi Kabupaten Banjar sendiri, oleh karena itu kita berharap dengan raperda menjadi perda, ekonomi kita bisa tumbuh menjadi lebih baik,” tutur Warhamni. (nuy)
Editor: Erna Djedi







