WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN – Tim kesayangan urang Banua, PS Barito Putera, hari ini Minggu (26/3/2023), akan menjadi PSIS Semarang dalam laga tunda Liga 1.
Laga kedua tim akan berlangsung di Stadion Demang Lehman, Martapura, Kabupaten Banjar, mulai 20.30 WIB dengan disiarkan Indosiar dan Vidio.
Pertandingan ini menjadi kesempatan bagi Barito Putera keluar dari zona degradasi.
Saat ini tim yang didirikan tokoh gila bola Kalimantan Selatan, H Sulaiman HB atau H Leman (alm) ini, saat ini di peringkat 17 dengan mengoleksi poin 31 dari 30.
Kemenangan melawan PSIS memiliki arti sangat besar Laskar Antasari.
Barito Putera membutuhkan tiga poin untuk mengejar Dewa United, yang berada di luar zona merah.
Baca juga: Rangking FIFA Timnas Indonesia Usai Bekap Burundi 3-1
Pada lima hasil pertandingan terakhir permainan Barito Putera juga tak terlalu buruk dengan berhasil meraih tiga kemenangan, meski haru menelan dua kekalahan.
Pelatih Barito Putera, Rahmad Darmawan, mengatakan terus berusaha keras untuk bisa menampilkan permainan terbaik dalam setiap laga.
“Sekarang saatnya untuk mengangkat kepala, kami siap bekerja lebih banyak lagi untuk pertandingan berikutnya,” kata dia.
RD, sapaan akrab Rahmad Darmawan, juga mengaku skuadnya sudah memberikan permainan terbaik saat timnya dikalahkan Persis, Selasa lalu.
“Secara keseluruhan tidak ada masalah, kami akan terus berbenah lagi,” kata Rahmad Darmawan.
“Meskipun sebenarnya, secara keseluruhan kami bermain dengan cukup baik hanya ada sedikit kurang komunikasi.”
Sementara itu, PSIS Semarang dikabarkan sudah bertolak dengan membawa 21 pemain dari menuju Banjarmasin melalui penerbangan udara pada Jumat.
“Ada 21 pemain yang terbang ke Banjarmasin untuk menghadapi laga tunda kontra Barito Putera,” tulis pernyataan resmi PSIS Semarang.
Menjelang menjalani laga tandang ke Barito Putera, PSIS juga dipastikan bertanding tanpa delapan pemain andalan mereka. “Beberapa pemain itu seperti kiper Adi Satryo, Fredyan Wahyu, Alfeandra Dewangga, Wahyu Prasetyo, dan Luthfi Kamal absen,” tulis PSIS Semarang.







