Menurut Seno, peristiwa bunuh diri itu, pertama kali diketahui petugas keamanan apartemen yang mendengar seperti suara benda terjatuh. Tapi, setelah dilakukan pengecekan, ternyata petugas melihat korban sudah terkapar.
Dari informasi yang diterima, korban hendak melaksanakan wisuda beberapa hari sebelum insiden bunuh diri itu. “Hari H kejadian (korban) pra-wisuda,” tuturnya.
Seno belum dapat memastikan motif mahasiswi UI itu bunuh diri. Sebab, suasana duka masih menyelimuti keluarga sehingga belum dapat dimintai keterangan oleh aparat kepolisian.
Sementara itu, sebelum melakukan aksinya, mahasiswi tersebut diketahui sempat memposting permintaan maaf di media sosial. Permintaan maaf itu untuk keluarga dan teman-temannya.
“Kemudian almarhum sebelum lompat sempat menyampaikan story intinya menyampaikan permintaan maaf kepada keluarga dan juga teman-temannya,” kata Kapolsek Kebayoran Baru, Kompol Tribuana Roseno saat dikonfirmasi wartawan (11/3). (berbagai sumber)
Editor: Erna Djedi







