Gubernur Kalsel Minta Jajaran RSUD Ulin Tampilkan Kualitas Terbaik dalam Pelayanan
WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN - Gubernur Kalimantan Selatan, H Sahbirin Noor, meminta jajaran Rumah Sakit Umum Daerah Ulin (RSUD) Banjarmasin menampilkan kualitas dalam melayani masyarakat.
“Saya berharap RSUD Ulin Banjarmasin memberikan yang terbaik dalam pelayanan kepada masyarakat,” ujar Gubernur.
Hal itu disampaikan Gubernur terkait diraihnya akreditasi bintang lima berpredikat paripurna dari Lembaga Akreditasi Rumah Sakit (LARS) Darma Husada Paripurna (DHP) untuk RSUD Ulin Banjarmasin.
"Tentu saja saya sebagai kepala daerah bangga dengan kerja keras seluruh pihak demi mempertahankan akreditasi ini. Ini semua hasil kerja keras seluruh pihak. Tidak hanya jajaran rumah sakit tetapi juga masyarakat Kalsel,” ucap Gubernur, Selasa (7/3/2023).
Baca juga: Hiii! Penyakit Kencing Tikus Bisa Renggut Nyawa, Ratusan Orang di Jatim Terpapar, 9 Meninggal Dunia
Ia berharap, dengan peraihan akreditasi paripurna ini, kita semua harus berkomitmen dari pimpinan rumah sakit hingga staf pelaksana agar rumah sakit dapat menampilkan kualitas terbaik sesuai dengan predikat yang diraih.
Sementara itu, Direktur RSUD Ulin Banjarmasin, Izaak Zoelkarnain Akbar menambahkan banyak proses yang telah dilalui pihaknya, demi bisa mempertahanan akreditasi paripurna yang ketiga kalinya.
“Mulai dari survei simulasi dari para LARS DHP, sangat berguna dalam memberikan arahan kepada rumah sakit agar semua komponen sesuai dengan undang – undang yang berlaku,” jelasnya.
Pihaknya bersyukur dari semua program penilaian yang dilakukan LARS DHP, RSUD Ulin mampu mendapatkan nilai di atas rata- rata yang mana untuk penilaian minimal 80 dan program nasional harus bernilai seratus.
“Kami bersyukur RSUD Ulin mampu mendapatkan nilai 100 pada program nasional dan untuk program lainnya rata – rata berada di kisaran 85 hingga 90,” ungkapnya.
Selain itu, Direktur Utama LARS DHP, Heru Ariyadi mengatakan penetapan Akreditasi Paripurna kepada RSUD Ulin memang sangatlah cocok dari penilaian yang telah kami lakukan sebelumya.
“Karena pada tahapan pemeriksaan dokumen dan pencocokan di lapangan sesuai dengan data yang telah pihak rumah sakit berikan,” tuturnya. (edj/mc)
Editor: Erna Djedi