Penemuan Bayi di Gudang Ponpes Hidayatullah Maburai, Orangtua Tulis Surat Minta Anaknya Diberi Nama Ini
WARTABANJAR.COM, TANJUNG - Bayi laki-laki yang ditemukan di gudang Pondok Pesantren Hidayatullah Maburai, Kecamatan Murung Pudak, Kabupaten Tabalong, sengaja ditinggalkan oleh orangtuanya di tempat itu.
Melalui sepucuk surat, si orangtua berpesan agar anaknya dijaga dan berjanji akan mengganti biaya perawatan apabila urusan mereka telah selesai.
Namun tidak disebutkan urusan apa yang dimaksud oleh orangtua bayi itu.
Tidak hanya berpesan agar anaknya dijaga. Si orangtua bayi juga meninggalkan nama untuk anaknya yang tertulis juga di dalam surat yang ditinggalkan.
Baca juga: Penemuan Bayi di Gudang Ponpes Hidayatullah Maburai, Berusia Satu Hari, Orangtua Tinggalkan Surat
"Tolong namai bayi ini Muhammad Fadlan Ramadan," begitu bunyi surat yang ditulis tangan di selembar kertas buku.
Sementara itu, pihak kepolisian sudah menangani kasus penemuan bayi laki-laki ini.

Bayi yang terlihat sehat dan berusia satu hari tersebut, telah diamankan oleh anggota kepolisian dan ditangani oleh pihak kesehatan setempat.
Diberitakan sebelumnya, di pagi buta warga Maburai, Kabupaten Tabalong, khususnya penghuni Pondok Pesantren Hidayatullah, dibuat geger dengan ditemukannya seorang bayi, Jumat (3/3/2023).
Bayi tersebut ditemukan di dalam gudang milik Pondok Pesantren tersebut.
Bayi berjenis kelamin laki-laki itu, ditemukan dalam kondisi hidup.
Bayi tersebut dibungkus dalam kain panjang (tapih bahalai) motif batik warna cokelat diletakkan dalam sebuah tas hitam. (ehn/dyn)
Editor: Erna Djedi