General Manager PLN Unit Induk Penyaluran dan Pusat Pengatur Beban (UIP3B) Kalimantan, Abdul Salam Nganro mengatakan penggunaan listrik mendorong sektor pertanian menjadi lebih produktif.
“Dengan progam irigasi berbasis listrik, petani meraup hasil panen hingga 3 kali lipat,” kata Salam.
Salam juga menjelaskan program “electrifying agriculture” sejalan dengan prinsip Environment, Social dan Governance (ESG) yang dijalankan perusahaan.
“Dengan program ini, kami berharap dapat mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan petani di Kalimantan Selatan,” imbuh Salam.
Kesuksesan program electrifying agriculture menjadikannya ramai diminati petani dan masyarakat. Hingga kini, sebanyak 185.856 pelanggan yang terdaftar menggunakan listrik untuk pertanian. Selain meningkatkan hasil panen, penggunaan listrik dalam pertanian juga menghemat biaya operasional dan tenaga yang digunakan. (rls)
Baca Juga : Warga Barabai Jadi Korban Kecelakaan di Rantau, Tubuh Hancur Parah
Editor : Hasby







