Namun, punya playlist yang dapat diatur bisa jadi pilihan yang bagus ketika ingin mendengarkan sesuatu yang spesifik tetapi tidak ingin menyiapkan daftar putar secara manual.
Dikutip dari Engadget sebagaimana dilansir CNN Indonesia, pengguna juga dapat memutuskan seberapa sering artis tersebut mengulang dan menerapkan filter yang mengubah mood playlist yang dihasilkan. Misalnya, beberapa pilihan termasuk “chill”, “downbeat”, dan “pump-up”.
Pengguna juga dapat menyesuaikan parameter yang ditetapkan setelah membuat stasiun radio dengan mengetuk opsi “Tune” yang muncul di bagian bawah layar setelah Anda mendengarkan daftar putar baru ini.
Pengguna juga dapat menyimpan stasiun radio ini untuk mengunjunginya kembali nanti.
Juru bicara Google Paul Pennington menyebut semua pengguna YouTube Music dapat menggunakan fitur tersebut, baik yang berbayar atau pun pengguna gratisan. (berbagai sumber)
Editor: Erna Djedi







