Geger Penemuan Bocah Laki-laki di Teluk Tiram Dibawa Seorang Pria, Ini Faktanya
WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN - Warganet Banjarmasin dibuat heboh dengan beredarnya pesan berantai melalui WhatsApp Group (WA) tentang penemuan seorang bocah.
Pesan tersebut disertai dengan sebuah video yang merekam seorang bocah dipangku seorang perempuan dan dikelilingi sejumlah perempuan.
Video tersebut disertai sebuah pesan sebagai keterangan, bahwa bocah tersebut diamankan oleh warga Teluk Tiram.
"Info lah kakawnan d Gruop di kampung Ulun Teluk Tiram ada dapat kekanakan dbwa laki laki ngaku Abah nya ,, cuma rasa janggal jadi di tahan buhan kampung Ulun, tolong teruskan digroup group lah klo ada keluarga nya yg kehilangan anak 🙏," begitu bunyi pesan berantai di WAG yang disertai video tersebut.
Warganet pun geger mencari kebenaran informasi tersebut.
Belakangan, beredar broadcast yang dibagikan di grup relawan terkait dengan video bocah laki-laki tersebut.
Berikut bunyi lengkap broadcast tersebut:
Minggu, 5 Pebruari 2023
Mohon perhatiannya rekan rekan.
Perihal anak dalam foto ini yang sudah banyak tesebar di grup grup jangan dishare lagi, terlebih apabila hanya dapat postingan copas tanpa mengetahui kejadian atau kronologinya, karena ada yang sudah merubah postingan lokasi awal yang di dalam pagar menjadi teluk tiram bahkan dengan narasi atau kalimat berbeda dan berlebihan mengenai perihal tersebut.
Jadi hasil cek dan ricek ternyata kejadian sebenarnya bahwa anak tersebut sebelumnya berkendaraan bersama dengan ayahnya yang merupakan warga Desa Tanipah RT.002/000 Kec. aluh aluh Kab.Banjar, dan pada saat berkendaraan diperjalanan mereka berdua terjatuh ke kubangan air karena disepanjang ruas jalan berair.
Pada saat itu ada salah satu warga yang melihat si ayah dan anak terjatuh dan langsung mengamankan ybs dan melaporkan ke pihak Polsek Martapura timur.
Pihak kepolisian kemudian mengamankan sang ayah dan saat dipolsek, sang ayah di interogasi oleh pihak kepolisian mengenai apa yang terjadi dan ternyata benar bahwa ybs merupakan ayah kandung dari anak tersebut dan bukan orang lain seperti yang tersebar infonya digrup grup.