Ia menjelaskan, pemeliharaan ini dikarenakan saat libur natal dan tahun baru 2022 kemarin jumlah pengunjung yang berlibur ke Kebun Raya Banua mengalami lonjakan yang signifikan, sehingga beberapa obyek wisata perlu dilakukan pemeliharaan. Pemeliharaan tersebut seperti perapian bentuk Taman Labirin, picnic ground dan bergerak Land.
Sementara itu, Kasi Pengembangan dan Pemanfaatan Kawasan Kebun Raya Banua, Herlina Sari menambahkan di tahun 2023, pihaknya juga ingin mengembangkan kawasan konservatorium yang ada di gerbang utama.
“Kebun raya memiliki lima fungsi yaitu sebagai konservasi, pendidikan, penelitian, obyek wisata dan jasa lingkungan. Maka di tahun ini kami akan mengoptimalkan seluruh fungsi Kebun Raya Banua,” tuturnya.
Dengan membenahi sistem dan kawasan Kebun Raya Banua, maka pihaknya selalu bisa memberikan yang terbaik bagi masyarakat yang datang ke Kebun Raya Banua. (Aqu/MC Kalsel)
Editor Restu







