Erupsi ini terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 60 mm dan durasi 143 detik.
Andi menyampaikan, erupsi yang terjadi masih tergolong normal dan meminta masyarakat untuk tidak panik.
“Warga agar selalu memantau perkembangan GAK melalui situs-situs resmi,” ujarnya.
Gunung Anak Krakatau masih berada di status Siaga III, Andi menghimbau kepada masyarakat serta pelaku wisatawa baik lokal maupun mancanegara untuk tidak mendekat sesuai jarak yang telah ditentukan
“Kalau statusnya masih sama, masih di level III. Masyarakat serta wisatawan diimbau untuk tidak mendekati Gunung Anak Krakatau dengan radius 5 kilometer,” tandasnya. (berbagai sumber)
Editor: Yayu







