Kim Jong-un bahkan kerap membawa toilet sendiri saat berpergian, untuk menghindari mata-mata lawan mengambil kotorannya sebagai upaya menjatuhkan dirinya.
Apalagi, kematian ayahnya di usia 69 tahun mengkhawatirkannya terkait masalah kesehatan yang menurun pada keluarganya.
Sementara itu, pakar Korea Utara lainnya, Anna Fifield, Kim Jong-un tumbuh besar di keluarga yang disfungsional dan memiliki masa kecil yang abnormal.
Itu yang kemudian menjadi tendensi dari kesadisannya,
“Dari usia yang sangat dini ia diperlakukan seperti pangeran dengan cara yang bahkan Keluarga Kerajaan Inggris tak pernah lakukan,” ujarnya.
Profesor dari Universitas Kookmin di Seoul, Andrei Lankov mengungkapkan pandangannya terkait hidup Kim Jong-un.
“Tujuan hidupnya simple. Ingin mati secara alami di istananya beberapa dekade mendatang. Ia ingin tetap berkuasa,” ujarnya. (berbagai sumber)
Editor: Erna Djedi







