WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) jadi salah satu partai lolos administrasi faktual dan verifikasi partai Pemilu 2024.

Wakil Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PSI, Endani Kastien mengatakan usai dinyatakan lolos sebagai partai Pemilu 2024, awal perjuangan yang sebenarnya baru di mulai.

"Sekarang kita fokus di penjaringan pencaleg-an dan persiapan pemenangan. Salah satu teknisnya yakni PSI membentuk Bapilu (Badan Pemenangan Pemilu)," ucapnya.

Ia menjelaskan Bapilu dibentuk langsung oleh Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PSI yang strukturnya bersifat Ad Hoc.

Baca Juga

Video Truk Penangkut Semen Jatuh ke Laut di Pelabuhan Merak

"Tugas mereka melakukan penjaringan, pembentukan saksi, terus melakukan seleksi untuk menentukan daftar-daftar calon tetap yang akan di serahkan ke KPU," tambah Endani yang juga menjabat sebagai Ketua Bapilu PSI Kalsel.

Selain itu, Bapilu juga bertugas untuk menyusun struktur di tingkat 13 Kabupaten dan Kota untuk melakukan penjaringan dan menetapkan strategi-strategi pemenangan.

Terkait penggalangan Kader atau Relawan, Endani menyatakan bahwa PSI akan terbuka secara keseluruhan atau bersifat inklusif di mana semua golongan boleh masuk menjadi Kader atau Relawan, namun tentu yang diprioritaskan adalah anak muda.

"Sekarang lagi proses jalan galang Kader atau Relawan, bisa dilihat di platform media sosial PSI hampir setiap hari kita juga menerima bakal Caleg (calon legislatif)," sampainya.

Berbicara mengenai target, Wakil Ketua DPW PSI ini mengaku target utama PSI yaitu menjadi pemenang di Pemilu serentak 2024 mendatang.

"Selain itu, kita ingin setiap DPD ataupun DPW kita punya satu fraksi, jadi jumlah kursinya beragam di masing-masing Daerah dan Provinsi. Kalau target selanjutnya di Nasional ingin memperoleh 7 juta suara," imbuhnya.

Endani menceritakan semakin mendekati Pemilu 2024, tentu semua partai Nasional akan sama-sama berjuang memperebutkan kursi 2024. Terlebih dengan posisi yang setara, maka Peserta Pemilu harus lebih bisa berkonsentrasi penuh.

Maka untuk menghadapi hal tersebut, ia menceritakannya PSI gencar melakukan sosialisasi sebagai bentuk konsentrasi untuk pemenangan Pemilu.