WARTABANJAR.COM, MARABAHAN - Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Kalmantan Selatan, Irjen Pol Andi Rian Djajadi SIK MH, mengungkapkan akan memaksimalkan penggunaan Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) di Kabupaten Barito Kuala (Batola) pada tahun depan (2023).

Hal itu disampaikan Kapolda Kalsel melakukan kunjungan kerja ke wilayah Kabupaten Barito Kuala (Batola), Senin (26/12/2022),
didampingi Karo Ops, Karo SDM, Dir Intelkam, Dir Reskrimum, Dir Reskrimsus, Dir Polair dan Kabid Propam Polda Kalsel.

"Berharap agar di tahun 2023 mendatang, Kabupaten Batola dapat memaksimalkan Electronic Traffic Law Enforcement atau ETLE sembari memberikan edukasi yang baik kepada masyarakat tentang berlalu lintas agar bisa menaati peraturan yang ada," ujar Kapolda.

Baca juga: Resmikan Dua Mapolsek di Batola, Kapolda Kalsel Ingatkan Personel Jaga Marwah Kepolisian

Tilang elektronik atau E Tilang tahap pertama sudah berlaku sejak 23 Maret 2021.

Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) ini dilakukan secara daring, di mana bagi yang melakukan pelanggaran akan diberitahu melalui e-mail atau dikirim langsung ke rumah.

Dalam kunjungan kerja itu, Kapolda Kalsel melakukan pertemuan dengan Forkopimda Kabupaten Batola, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, dan Tokoh Adat.

Sebagai Pejabat baru Kapolda Kalsel, Irjen Pol Andi Rian mohon bimbingan dan bantuan masyarakat Kabupaten Batola.

“Saya ucapkan terimakasih kepada Forkopimda Kabupaten Batola karena sudah membantu menjaga situasi Kamtibmas yang baik dan aman,” katanya.

Baca juga: Pasutri Pemilik Kursus Mengemudi Diduga Gelapkan Ratusan Mobil, Dilaporkan ke Polda Kalsel

Irjen Pol Andi Rian juga mengajak seluruh stakeholder untuk saling bahu membahu dalam menghadapi peredaran Narkoba sehingga bisa mengurangi dampak dari Narkoba itu sendiri.

Terkait Pemilu tahun 2024, Kapolda Kalsel Irjen Pol Andi Rian menghimbau untuk cerdas dengan membuat dingin situasi politik sehingga terciptanya situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif.

Tokoh Masyarakat yang hadir pun menyambut baik silaturahmi Kapolda Kalsel di Kabupaten Batola ini, sebagai bentuk meningkatkan kembali kepercayaan masyarakat terhadap Polri.