Ato menuturkan, saat itu dirinya tidak bisa kemana mana untuk meminta bantuan orang, karena posisinya sedang membopong korban.
“Kalau saya tinggalkan, maka ususnya akan keluar lagi,” tutur Ato.
Tak lama kemudian, relawan emergency pun melintas, dan Ato pun langsung meminta bantuan, untuk di bawa ke RSUD Ulin.
Namun naasnya, saat dalam perjalanan menuju ke RSUD Ulin, korban tak dapat diselamatkan lagi, dan meninggal dunia.
Saat ditanyakan siapa pelaku dan bagaimana kronologisnya, Kakak korban juga tidak mengetahui, karena saat itu dirinya sedang berada di dalam truk.
“Saya tidak melihat juga bagaimana kejadiannya, saya tahunya juga setelah diberi tahu oleh supir yang ada disitu,” pungkasnya.
Hingga berita ini dinaikan, untuk keterangan resmi dari pihak kepolisian masih sedang diupayakan. (Qyu)
Editor : Hasby







