Gunung Semeru Kembali Erupsi Muntahkan Awan Panas

Sebab, ada bahaya sekunder berupa banjir lahar yang mengancam.

Apalagi, lereng Gunung Semeru beberapa hari terakhir kerap diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi.

Warga diminta tidak melakukan aktivitas apa pun di sektor tenggara di sepanjang Besuk Kobokan, sejauh 13 kilometer dari puncak.

Di luar jarak itu, warga juga dilarang beraktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai di sepanjang Besuk Kobokan sejauh 17 kilometer.

Penyebabnya, kawasan ini berpotensi terjadi perluasan awan panas dan aliran lahar.

Mukdas mengimbau warga untuk mewaspadai Gunung Semeru potensi awan panas guguran (APG), guguran lava, lontaran batu pijar, dan aliran lahar di sepanjang aliran sungai atau lembah yang berhulu ke puncak.(aqu)

Editor Restu