Respon Arahan Presiden, Dinsos Banjarmasin Bagikan BLT Inflasi ke Warga, Segini Besarannya
WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN- Warga Kota Banjarmasin dari kalangan tertentu bakal mendapatkan bantuan tunai langsung (BLT) berupa uang sebagai upaya pengendalian inflasi oleh pemerintah.
Hal ini sebagai respon dari arahan Presiden Joko Widodo atau Jokowi belum lama ini.
Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi) meminta pemerintah daerah mengalokasikan dua persen Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana Bagi Hasil (DBH) untuk digunakan guna meredam kemungkinan potensi kenaikan harga di daerah-daerah.
Jokowi menegaskan penggunaan anggaran tersebut untuk pengendalian inflasi telah memiliki payung hukum yang jelas.
Presiden juga mengajak semua pihak untuk kompak dan bersatu dalam menangani inflasi karena saat ini inflasi merupakan momok setiap negara.
Menanggapi arahan tersebut, Dinas Sosial (Dinsos) kota Banjarmasin langsung bergerak cepat.
Di antara upaya yang dilakukan adalah dengan membagikan Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang dilaksanakan pihaknya di Kantor Cabang Bank Kalsel Banjarmasin, pada Sabtu (26/11/22) lalu.
Kadinsos Banjarmasin, Dolly Syahbana mengatakan, pemberian BLT ini sekaligus sebagai upaya untuk menekan angka inflasi di Kota Banjarmasin.
Dengan adanya bantuan tersebut, diharapkan dapat mendorong serta membantu masyarakat mengatasi harga sembako yang naik saat ini.
"Sesuai arahan presiden, setiap pemerintah daerah menyisihkan 2 persen dari Dana Alokasi Umum (DAU) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah untuk subsidi 3 sektor yakni transportasi, pertanian dan perikanan serta UMKM," ungkap Dolly ketika dihubungi via sambungan telepon, Senin (28/11/22).
Disinggung mengenai besaran dana yang disisihkan dari DAU, Dolly mengatakan Rp7,2 miliar dibagikan kepada 15.194 orang Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dari 3 sektor yang diberikan BLT tersebut.
"Besarannya Rp100 ribu per bulan, dihitung dari Oktober, November dan Desember. Jadi, totalnya Rp300 ribu," tambahnya.
Lebih lanjut, Dolly mengatakan pembagian BLT tersebut akan terus dilakukan secara bertahap.
"Kemarin kita bagikan untuk ojek online dan ojek konvensional, kemudian bidang pertanian dan perikanan. Hari ini kita bagikan kepada UMKM," pungkasnya. (mud)
Editor: Yayu
Baca Juga: Nekat Perkosa kakak Ipar, Warga Pekauman Banjarmasin Diringkus Polisi