WARTABANJAR.COM – Ketua Komisi I, Dra. Hj. Rachmah Norlias kembali melaksanakan agenda reses. Pada hari kedua ini, beliau melaksanakan reses di dua titik, yakni Panti Asuhan Aisyiyah Hikmah Zam-Zam di Jalan Sultan Adam, dan di Kompleks Perguruan Muhammadiyah KH. Ahmad Dahlan di Jalan. S. Parman pada Rabu (12/10).
Dalam reses tersebut, politisi PAN yang kerap disapa Ibu Amah ini menjadikan para dewan guru sebagai audiens.
Beberapa keluhan dan usulan yang dikemukakan para guru, baik di Panti Asuhan Aisyiyah Hikmah Zam-Zam maupun Perguruan Muhammadiyah KH. Ahmad Dahlan ini pada garis besarnya yakni keinginan guru-guru honor, khususnya guru honor sekolah swasta ini lebih diperhatikan kesejahteraannya.
Salah satu guru mengungkapkan harapan, sekolah swasta seharusnya jangan disamakan dengan negeri. “Swasta dan negeri berbeda. Misalnya dari segi murid. Negeri bisa dapat murid 600 misal, kami misalnya bisanya 60 saja, kami bisa terancam tidak mendapatkan dana BOS,” keluh salah satu guru di Perguruan Muhammadiyah.
Mengenai dana hibah, salah satu guru juga mengeluhkan terkait tidak meratanya bantuan tersebut. “Kami dari Kemenag 250, itupun tidak semua guru yg dapat. Apalagi kan BBM naik, bantuan banyak, tapi kami guru belum dapat,” ungkapnya.







