Tradisi Unik Khatam Quran Desa Binjai Pirua HST, Baarak Balai Berisi Kue


WARTABANJAR.COM, BARABAI – Khidmat dalam kegembiraan masyarakat Belanti (Binjai Pirua) melaksanakan tradisi Baarak Balai yakni mengarak aneka penganan kue khas Banjar, mengiringi pelaksanaan khataman Alquran para santri.

Khataman Alquran ini digelar di Masjid Assalikin, Desa Binjai Pirua, Kecamatan Labuan Amas Utara, Selasa (20/9/2022).

Tradisi khataman al-quran (Batamat) dengan mengarak Balai yang isinya berupa berbagai macam panganan kue khas banjar ini merupakan suatu tradisi turun temurun masyarakat Banjar terkhusus di daerah Hulu Sungai Tengah.

Dalam tradisi Ini, warga yang mengikuti khataman Al-quran (Batamat) akan berjalan konvoi dari satu titik kumpul dengan membawa Balai dan umbul-umbul menuju tempat melangsungkan kegiatan khataman.

Sebagai suatu adat dan budays masyarakat di pahuluan Balai yang diarak berisi aneka wadai (kue) khas Banjar yang unik seperti pariwil, gincil, ilat sapi, wajik, cingkaruk, cncin, cucur, serta beberapa kue khas lainnya yang sudah jarang dijumpai.

Setelah Khataman Alquran dilaksanakan, Balai tersebut nantinya dibagikan dengan cara diperebutkan oleh warga, sebagai simbol mengambil keberkahan dilangsungkannya khataman.