Sejumlah Media Asing Soroti Kenaikan Harga BBM di Indonesia

Presiden Joko Widodo menyebut peningkatan subsidi dari APBN sebagai alasan di balik kenaikan harga BBM bersubsidi, yakni Pertalite dan Solar.

“Yaitu mengalihkan subsidi BBM sehingga harga beberapa jenis BBM yang selama ini dapat subsidi mengalami penyesuaian,” katanya.

Adapun rincian kenaikan harga BBM diantaranya sebagai berikut:

– Pertalite naik dari Rp7.650 menjadi Rp10 ribu per liter,
– Solar subsidi naik dari Rp5.150 menjadi Rp6.800 per liter,
– Pertamax naik dari Rp12.500 menjadi Rp14.500 per liter.

Kenaikan harga BBM ini memicu banyak aksi protes di berbagai daerah.

Sejumlah mahasiswa di Makassar, Sulawesi Selatan, bahkan sempat menyandera truk tangki milik Pertamina untuk memblokade jalan sebagai aksi protes.

Tak hanya itu, puluhan ribu buruh juga dikabarkan akan menggelar aksi unjuk rasa menolak kenaikan harga BBM di 33 provinsi pada Selasa (6/9/2022). (berbagai sumber)

Editor: Yayu Fathilal

Baca Juga:

Kecelakaan Lalu Lintas di Banjarbaru, Satu Pria Tewas Terhimpit Truk