WARTABANJAR.COM, JAKARTA- Harga telur ayam sekarang sedang meroket.
Wakil Menteri Perdagangan, Jerry Sambuaga menyebut harga telur melambung tinggi karena permintaan tinggi dan distribusi.
Oleh karenanya, Kementerian Perdagangan rutin melakukan pemeriksaan lapangan ke pasar dan berbincang dengan para pedagang untuk mencari solusinya.
Namun ia tak merinci lebih jelas mengapa permintaan saat ini tinggi dan apa masalah distribusi yang dihadapi.
Ia hanya mengatakan Kemendag saat ini terus melakukan komunikasi dengan pedagang dan berbagai asosiasi untuk menemukan solusi sehingga harga telur bisa turun dalam waktu dekat.
“Kita sudah menghubungi pemangku kebijakan yang ada, ini bisa jadi solusi. Saya setiap hari melihat memang betul sedang naik-naiknya, tapi ada juga harga yang turun. Kami juga selalu koordinasi dengan asosiasi supaya bisa normalisasi harga, cek terus dengan pemangku kebijakan, kita cek terus stok, supaya bisa harga turun di pasar,” katanya.
Kendati demikian, ia memastikan bahwa stok aman dan tidak ada masalah.
Memang distribusinya yang sedikit terganggu di saat permintaan lagi tinggi-tingginya.
“Saya cek setiap hari (stok) aman. Mendag, seluruh jajaran Kemendag (cek stok), semua stok aman. Kita cek setiap hari,” katanya.
Diketahui, saat ini harga telur di pasaran tembus lebih dari Rp30 ribu per kilogram.







