Dalam penanggulangan karhutla, Nico membentuk Satgas Karhutla Polda Kalsel berkekuatan 170 personel Polda Kalsel dan 663 personel Polres jajaran.
Polda Kalsel juga punya aplikasi Bekantan (Berantas kebakaran hutan dan lahan) yang menjadi sarana masyarakat ikut berperan aktif dalam upaya mencegah dan menanggulangi karhutla. Personel seketika mendapatkan notifikasi jika ada laporan di wilayahnya terjadi karhutla melalui aplikasi Bekantan yang diinformasikan oleh masyarakat.
Nico mengecek langsung kanal-kanal yang menjadi sumber air jika terjadi karhutla di musim kemarau serta memimpin beberapa kali simulasi penanggulangan sebagai bentuk kesiapsiagaan jajarannya membantu penanggulangan karhutla. Meski pada akhirnya, karhutla tidak terjadi sebesar tahun lalu lantaran hujan yang kerap masih mengguyur di musim kemarau hingga tiba musim hujan saat ini.
Sedangkan dalam pengamanan pilkada yang berlangsung di lima kabupaten dan dua kota serta pemilihan gubernur dan wakil gubernur Kalsel tahun ini, Nico melakukan pendekatan ke semua tokoh masyarakat dan agama termasuk tokoh politik agar sama-sama membangun rasa kebersamaan demi menjaga kondusifitas wilayah aman dan damai.
Namun sebelum pilkada berlangsung 9 Desember 2020 mendatang, Nico sudah keburu dimutasi dengan mendapatkan promosi jabatan sebagai Kapolda Jawa Timur, sebuah Polda bergengsi di Indonesia.
Baca Juga :
Selain nama mantan Kapolda Kalsel ini, dalam selebaran struktur Kaisar Sambo dan Konsorsium 303 yang belum jelas darimana sumbernya itu ada juga nama anggota Polri yang pernah bertugas di Banjarmasin Kalimantan Selatan, Kompol Rovan Richard Mahenu.
Belum ada pernyataan resmi dari Polri terkait viralnya selebaran struktur Kaisar Sambo dan Konsorsium 303 itu. (tim)
Editor: Hasby







