“Ada tata kelola sabu-sabu, miras, judi dan sebagainya. Memang ada informasi itu ke saya. Tapi informasi itu dari sumber lain yang saya dapat,” tambahnya.
Menurut Kamaruddin, Yosua berani menyampaikan rahasia sang jenderal kepada istri Sambo, karena ia sudah dianggap anak oleh keduanya.
Hingga berita ini ditulis, Kabareskrim Polri Komjen Pol Agus Andrianto belum angkat suara terkait dugaan motif pembunuhan yang disampaikan Kamaruddin.
Agus sebelumnya memastikan bahwa pihaknya tak akan menyampaikan motif dugaan pembunuhan Brigadir J oleh atasannya itu karena motifnya terlalu sensitif dan hanya akan menjadi konsumsi tim penyidik.
“Untuk menjaga perasaan semua pihak, biarlah jadi konsumsi penyidik dan nanti mudah-mudahan terbuka saat persidangan,” kata Agus.
Sementara itu Menko Polhukam, Mahfud MD juga menyatakan bahwa motif pembunuhan terhadap Brigadir J tak lepas dari kasus perselingkuhan atau perkosaan, namun ia tak ingin mengumumkannya kepada publik.
“Pertama katanya pelecehan. Apa sih, apakah membuka baju atau apa. Kan untuk orang dewasa. Kedua, katanya perselingkuhan empat segi. Loh siapa yang bercinta dengan siapa. Lalu, ketiga, ada yang terakhir yang mungkin karena perkosa, lalu ditembak,” katanya. (berbagai sumber)
Editor: Yayu Fathilal





