WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN – Kehadiran Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) diharapkan dapat meningkatkan perekonomian tingkat desa.
Hal ini disampaikan Gubernur Kalimantan Selatan, H Sahbirin Noor melalui Sekretaris Daerah, Roy Rizali Anwar pada acara Expo dan Penghargaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) tahun 2022.
Disampaikanya bahwa BUMDes adalah salah satu program prioritas pemerintah dalam memajukan desa.
Tercatat pada tahun 2022 ini, sebanyak 100 desa di kabupaten/kota se-Kalsel telah berstatus Mandiri.
Lalu sebanyak 835 desa status Maju, 892 desa dengan status Berkembang serta hanya 34 desa saja yang Tertinggal dan 3 desa Sangat Tertinggal
Berdasarkan IDM, sampai dengan tahun 2021 Kalsel masuk kelas Berkembang.
Saat ini di tahun 2022 Kalsel naik kelas menjadi IDM Maju, hal ini di antaranya buah hasil dari kerja keras turun langsung ke lapangan yang kerap dilakukan Gubernur Paman Birin.
Di expo tersebut juga dirangkaikan dengan pemberian penghargaan kepada 6 (enam) Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang telah dianggap mampu memajukan desanya.
Keenam BUMDes itu adalah BUMDes Maju Jaya dari Tabalong, BUMDes Makmur Jaya Abadi dari Tapin, BUMDes Tirta Jaya dari Tanah Bumbu, BUMDes Karya Putra Pribumi dari Tanah Laut, BUMDes Makmur Sejahtera dari Banjar dan BUMDesa Maju Bersama dari Barito Kuala.
Selain penghargaan untuk BUMDes, juga diserahkan juga penghargaan untuk 3 (tiga) kabupaten sebagai pemerintah daerah terbaik dalam pengembangan BUMDes.







