Respons Polda Kalsel Terkait Dugaan Skimming yang Dialami Nasabah Bank Kalsel

Menurut Hanawijaya, pihak telah mendeteksi nasabah mana saja yang sudah terkena skimming dan kehilangan uang. Dia menyebutkan, rata- rata uang yang hilang Rp 5 juta hingga puluhan juta rupiah.

“Sudah diganti seratus persen. Dengan syarat, nasabah sudah terverifikasi dan terbukti terkena skimming,” tandasnya.

Bank Kalsel, lanjutnya melakukan tindakan ini secara cepat dan tepat, dimana hal ini sebagai bentuk komitmen untuk selalu menempatkan nasabahnya sebagai prioritas agar selalu merasa aman dan nyaman.

“Saya mewakili Direksi Bank Kalsel, memahami sepenuhnya keresahan dan kecemasan nasabah yang mengalami tindak skimming. Atas hal ini, saya kembali menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas ketidaknyamanannya. Kami segera bertindak cepat untuk melakukan verifikasi dan mengganti kerugian nasabah sepenuhnya,” terang Direktur Utama Bank Kalsel, Hanawijaya .

Lebih lanjut, saat ini Bank Kalsel tidak henti-hentinya melakukan deteksi terhadap fraud melalui skimming ini walaupun nasabah belum melaporkannya.

Bank Kalsel juga telah mengambil tindakan dengan menutup fitur magnetic stripe untuk mencegah kembali terjadinya skimming.

Langkah ke depannya, Bank Kalsel sedang mempersiapkan upaya mengambil langkah hukum terhadap oknum pelaku skimming tersebut, agar hal serupa tidak terjadi lagi.

“Kami telah membentuk Tim Penanganan Skimming Bank Kalsel sebagai bentuk mitigasi terhadap tindak skimming yang terjadi. Ini merupakan bentuk keseriusan kami untuk senantiasa menjaga keamanan dana nasabah,” pungkas Hana. Humas Bank Kalsel.(aqu)

Editor Restu