“Apel siaga ini akan memantapkan sinergitas serta kesiapan kita untuk cepat tanggap dalam menghadapi bencana kabut asap akibat Karhutla,” tambah Sahbirin Noor.
Apel Siaga ini diikuti oleh seluruh instansi terkait, BPBD kabupaten/kota dan provinsi, TNI/Polri, Mangga Agni, organisasi masyarakat, swasta dan pergerakan Pramuka.
Sementara itu, Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kalsel, Sahruddin menjelaskan pelaksanaan Apel Siaga kali ini sebagai lanjutan dari penanganan pemerintah pusat pada 6 April 2022 silam.
“Ini adalah rentetan dari kegiatan rapat di BNPB terkait Karhutla kemudian rilis dari BMKG tanggal 19 April 2022 bahwa menginformasikan ada beberapa daerah kabupaten sudah memasuki awal musim kemarau itu di bulan Juli dan puncak di Kalimantan Selatan di bulan Agustus,” ujar Sahruddin.
Selanjutnya untuk antisipasi hal terkait, telah dikeluarkan edaran yang di tunjukkan kepada Bupati/Wali Kota se-Kalimantan Selatan.
“Saat ini sudah ada tiga kabupaten kota yang menetapkan status siaga Karhutla, Kabupaten Tapin, Barito Kuala serta Kota Banjarbaru,” tambah Sahruddin. (edj/mc)
Editor: Erna Djedi







