Untuk jemaah gelombang pertama yang mendarat di bandara Madinah, mereka tidak diberikan konsumsi usai mendarat.
Sebab, jarak bandara ke hotel di Madinah sangat dekat. Namun, mereka akan mendapatkan konsumsi di Bandara Jeddah, saat akan pulang ke Tanah Air.
Dapur Ketering di Bandara
Tim Media Center Haji (MCH) Daker Bandara sempat melihat langsung proses masak di dapur katering.
Tampak beberapa karyawan perusahaan katering Golden Guest mengemas makanan menggunakan wadah yang bisa menjaga santapan tetap dalam kondisi hangat.
Baca juga:
Piala Presiden 2022: Hitung-hitungan Peluang Barito Putera ke 8 Besar Jelang Laga RANS vs Borneo FC
Jasad Ditemukan 18 Kilometer dari Bibir Pantai Batakan, Diduga Awak Kapal LCT Anugerah Indasah
Selanjutnya di bagian belakang dapur, tempat keluar-masuk makanan, terlihat truk mini yang terparkir.
Truk itu yang membawa makanan ke para jemaah. Panci-panci dan kulkas berukuran besar juga tampak berjejer rapih di dalam dapur tersebut.
Di kulkas, tersimpan puding dalam jumlah yang sangat banyak.
“Selagi bisa, kami prioritaskan produk dari Indonesia, seperti puding ini,” kata pemilik catering, Fahad Esam Bobsait
Nantinya, ketika jemaah datang, Fahad memerintahkan anak buahnya di bagian distribusi untuk segera bergegas mengantarkan makanan ke bus-bus setelah mendapatkan informasi dari bagian konsumsi PPIH.
Menu Darurat
Fahad yang lahir di Surabaya ini menjelaskan, bahwa pihaknya mengantisipasi jika terjadi keterlambatan pesawat mendarat.







