Edi berharap, para advokat yang baru diangkat itu dapat menjadi lebih baik dalam menghadapi tantangan-tantangan yang ada di zaman sekarang.
“Harus bisa menjadi lebih baik dari kita yang ada saat ini, karena yang muda ini memiliki tantangan yang besar, dan juga mengingat teknologi sekarang lebih canggih dari angkatan kami,” ucapnya.
Ia juga berpesan, kepada para calon advokat yang baru diangkat agar menjadi sosok yang dapat membela kebenaran serta tidak melanggar kode etik.
“Jadilah sosok membela yang benar bukan membela yang bayar, jangan sampai Anda menjalankan kewajiban membela sampai melanggar kode etik,” tutur Edi.
“Semua orang memang perlu cari uang namun tolong carilah uang yang benar dan dengan cara yang baik,” sambungnya.
Ketua DPC Peradi Banjarmasin tersebut mengingatkan, bahwa kode etik sangat diterapkan di PERADI maka dari itu ia menegaskan jangan sampai ada yang melanggar.
“Karena jika sampai melanggar kode etik cukup berat sanksinya, bahkan bisa jadi KTA pun akan dicabut langsung, karena PERADI berhubungan langsung ke Mahkamah Agung,” pungkasnya. (qyu)
Editor: Yayu Fathilal







