Hebohnya Murid TK Kemala Bhayangkari 12 Kunjungi Mapolres Tabalong, Ditanya Nama Kapolres Ini Jawaban Rafa
WARTABANJAR.COM, TANJUNG - Kapolres Tabalong, AKBP Riza Muttaiqin SH SIK MMedKom, didampingi Ketua Yayasan Kemala Bhayangkari (YKB) Cabang Tabalong, Susi Riza Muttaqin, menyambut kedatangan murid TK Kemala Bhayangkari 12 Tabalong, Senin (09/05) pagi, di Mapolres.
Dalam acara penyambutan, Ketua YKB Cabang Tabalong mengatakan Kegiatan ini bagian dari program Polisi Sahabat Anak untuk meningkatkan kecepercayaan diri anak usia dini, mengenalkan Polisi laki – laki dan Polisi Wanita Polres Tabalong.
Murid TK Kemala Bhayangkari 12 Tabalong sangat antusias mengikuti yel-yel selamat pagi yang dipandu Ketua YKB Cabang Tabalong selanjutnya para anak-anak juga berani tampil kedepan dan menjawab pertanyaan Ibu Ketua.
Siapa nama polisi di samping saya? Jawab Rafa anak Kelompok B1 TK Kemala Bhayangkari Cabang Tabalong, “Bapak Kapolres Tabalong namanya Bapak Riza”.
Jawaban Rafa benar, dan disambut tepuk tangan meriah dari teman – temannya. Selanjutnya anak – anak TK Kemala Bhayangkari 12 Tabalonv melakukan sesi poto bersama depan Polres Tabalong dengan Kapolres Tabalong dan Ketua YKB Cabang Tabalong.
Kapolres Tabalong AKBP Riza Muttaqin, S.H., S.I.K., M.Med.Kom melalui Kasubsi Penmas Sihumas Polres Tabalong Aipda Irawan Yudha Pratama mengatakan Program Polisi Sahabat Anak direspon positif oleh Kepala Sekolah dan Dewan Guru TK Kemala Bhayangari 12 Tabalong.
Tampak hadir di kegiatan adalah Pejabat Utama Polres Tabalong, Personel gabungan Polres Tabalong, Pengurus YKB Cabang Tabalong, Kepala Sekolah dan Dewan Guru TK Kemala Bhayangkari 12 Tabalong.
Rangkaian kegiatan program polisi Sahabat anak dimulai dari bermain dan bernyanyi bersama, mengenalkan sosok polisi laki – laki (Polki) dan Polisi wanita (Polwan);
Mengenalkan peralatan penanganan unjuk rasa dan edukasi tertib berlalu lintas usia dini.
Dengan dilaksanakannya program ini agar meningkatkan kepercayaan diri anak usia dini, tertib berlalu lintas dan kecintaanya terhadap polisi.
Harapan kami, kepada seluruh orang tua agar tidak menakuti anak – anaknya akan ditangkap polisi bila nakal, sehingga memberikan kesan polisi menyeramkan, memenjarakan orang dan bukan menjamin keamanan.